Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern melambaikan tangan saat ia menghadiri salat Jumat di halaman Masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 22 Maret 2019. Jacinda bersama ribuan warga lainnya tampil mengenakan kerudung saat ikut menghadiri salat Jumat pertama pascateror penembakan pada Jumat pekan lalu di dua masjid di Kota Christchurch. REUTERS/Edgar Su

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berbaur bersama warga lainnya saat menghadiri salat Jumat di halaman Masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 22 Maret 2019. Jacinda terlihat berbaur bersama wanita Muslim dan warga nonmuslim lainnya sebagai bentuk solidaritas terhadap korban teror penembakan yang hingga menewaskan 50 orang. REUTERS/Edgar Su

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menghadiri salat Jumat di halaman Masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 22 Maret 2019. Ia hadir untuk memimpin peringatan Jumat kelabu untuk memperingati sepekan teror penembakan di dua masjid di Kota Christchurch. REUTERS/Edgar Su

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern berbaur bersama warga lainnya menghadiri salat Jumat di halaman Masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 22 Maret 2019. Jacinda bersama ribuan warga lainnya juga menyaksikan ibadah salat Jumat di masjid yang jadi saksi bisu aksi teror yang dilakukan Brenton Tarrant. REUTERS/Edgar Su

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menghadiri salat Jumat di halaman Masjid Al-Noor, Christchurch, Selandia Baru, Jumat, 22 Maret 2019. Ia bersama warga lainnya tampil kompak mengenakan kerudung. REUTERS/Edgar Su