Mus Mulyadi dalam Konser Perdana dan Launching Program Charity Club Indonesia di Ballroom Twin Plaza Hotel, Jakarta, Jumat, 26 Februari 2010. Musikus keroncong legendaris ini dikabarkan tutup usia pada Kamis pagi, 11 April 2019 di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan. Dok. TEMPO/Novi Kartika

Sebelum meninggal, Mus Mulyadi menderita diabetes menahun, dan sedang menjalani perawatan di RS. Diabetes yang dideritanya telah membuat penglihatannya hilang sejak beberapa tahun lalu. Dok. TEMPO/Novi kartika

Mus Mulyadi di acara syuting request live TVRI "The Legend of Favorite's Group" di studio TVRI Jakarta, 21 November 2001. Kabar meninggalnya Mus Mulyadi diketahui dari unggahan anak kedua Mus, Erick Renanda Haryadi, di media sosialnya sekitar satu jam lalu. Dok. TEMPO/Bagus Indahono

Mus Mulyadi mengawali karirnya di dunia musik dengan menjadi pelatih band Irama Puspita yang kemudian berubah nama menjadi Dara Puspita. Kemudian, pada 1964, ia mendirikan sebuah grup band bernama Arista Birawa. Dok TEMPO/ Robin Ong

Berkat karyanya, Mus Mulyadi terkenal hingga Belanda dan Amerika Serikat, dengan sebutan The King of Keroncong. Jenazah Mus Mulyadi masih disemayamkan di Rumah Duka Dharmais, Jakarta Barat, untuk menunggu kedatangan putranya dari Australia dan keluarga besarnya. Dok TEMPO/Novi Kartika