Mobil listrik e.GO Life, yang sepenuhnya dikembangkan dan diproduksi di Jerman oleh e.GO Mobile AG, diparkir di depan kantor pusat e.GO di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. Start-up kendaraan listrik e.GO Mobile AG didirkan sejak 2015 lalu. REUTERS/Wolfgang Rattay

Mobil listrik e.GO Life, yang sepenuhnya dikembangkan dan diproduksi di Jerman oleh e.GO Mobile AG, diparkir di depan kantor pusat e.GO di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. Start-up kendaraan listrik e.GO Mobile AG diproduksi dengan harga terjangkau. Mobil ini dibanderol setengahnya dari harga Tesla Model 3 termurah. REUTERS/Wolfgang Rattay

Mobil listrik yang diproduksi start-up Jerman e.GO Life siap dijual bebas di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. Mobil listrik ini telah diproduksi sebanyak 30.000 unit. REUTERS/Wolfgang Rattay

Stasiun pengisian mobil listrik dari Start-up Jerman, e.Go Life di depan perusahaan e.GO Mobile AG di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. e.GO Life menawarkan empat tempat duduk yang sedikit lebih pendek dari Fiat 500 dan tersedia dalam tiga konfigurasi baterai berbeda. REUTERS/Wolfgang Rattay

Mobil listrik dari Start-up Jerman, e.Go Life terparkir di depan perusahaan e.GO Mobile AG di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. e.Go Life 20 mengemas baterai 14,9 kWh yang memasok motor listrik 20 kW (27 hp) untuk rentang yang diukur NEDC 121 km (75 mil). REUTERS/Wolfgang Rattay

Mobil listrik dari Start-up Jerman, e.Go Life terparkir di depan perusahaan e.GO Mobile AG di Aachen, Jerman, 9 Mei 2019. e.Go Life 40 menggunakan baterai 12.1 kWh dan motor 40 kW (54 hp) untuk driving range 142 km (88 mil), dan e.Go Life 60 mengemas baterai 12,5 kWh dan motor 60 kW (80 hp) menawarkan jangkauan 184 km (114 mil). REUTERS/Wolfgang Rattay