Kunjungan United Nation Resident Coordinator di Indonesia, Anita Nirody (tengah/berkalung bunga), bersama perwakilan organisasi kemanusiaan PBB ke SD Inpres Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, 17 September 2019.[Eka Yudha Saputra/Tempo]

Staf UNICEF melihat papan dokumentasi proyek pemulihan pascagempa Palu, Sulawesi Tengah, saat kunjungan UNRC ke SDI Jono Oge, 17 September 2019. [Eka Yudha Saputra/Tempo]

UNDP Indonesia Country Director Christophe Bahuet memaparkan kemajuan pemulihan pascagempa PBB di Palu, Sulawesi Tengah, 17 September 2019.[Eka Yudha Saputra/Tempo]

Sisa puing rumah yang terkena likuifaksi di Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, saat gempa Palu, 28 September 201. Foto diambil pada 17 September 2019 saat kunjungan tim kemanusiaan PBB ke Palu. [Eka Yudha Saputra]

Sisa bangunan SDI Jono Oge yang tersisa setelah gempa mengguncang 28 September 2019. UNDP melalui program PETRA bersama organisasi kemitraan berkunjung meninjau pembangunan SDI Jono Oge, 17 September 2019. [Eka Yudha/Tempo]

Likuifaksi di Desa Jono Oge, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menyebabkan sungai desa mengering. Foto diambil saat kunjungan Tempo bersama tim kemanusiaan PBB memperingati setahun gempa Palu, 17 September 2019. [Eka Yudha Saputra/Tempo]