Dua mayat pria berada dijalanan setelah pertemputan antara kartel narkoba dengan pasukan keamanan Meksiko di Culiacan, Sinaloa, Meksiko, 17 Oktober 2019. Baku tembak terjadi setelah penangkapan anak raja narkoba El Joaquin "El Chapo" Guzman. REUTERS/Jesus Bustamante

Mayat seorang pria berada dijalanan setelah baku tembak antara kartel narkoba dengan pasukan keamanan Meksiko di Culiacan, Sinaloa, Meksiko, 17 Oktober 2019. Pertempuran selama berjam-jam menewaskan lima penyerang, satu anggota Garda Nasional Meksiko, dan satu warga sipil. REUTERS/Jesus Bustamante

Mayat para korban tergeletak dijalan setelah penembakan massal di Iguala, Guerrero, Meksiko 15 Oktober 2019. Putra El Chapo, Ovidio Guzman, sempat ditangkap setelah patroli polisi federal menyerbu persembunyiannya bersama orang tiga lain pada Kamis sore. Wendy Obispo/Denuncia Ciudadana Guerrero/Handout via REUTERS

Sejumah anggota kartel narkoba bersenjata lengkap berjaga-jaga saat terjadinya baku tembak dengan pasukan kemanan Meksiko di Culiacan, Sinaloa, Meksiko 17 Oktober 2019. Begitu kartel mengetahui bahwa putra El Chapo ditangkap, kelompok-kelompok penjahat bersenjata mulai menyerang polisi REUTERS/Jesus Bustamante

Sejumah anggota kartel narkoba bersenjata lengkap berjaga-jaga saat terjadinya baku tembak dengan pasukan kemanan Meksiko di Culiacan, Sinaloa, Meksiko 17 Oktober 2019. REUTERS/Jesus Bustamante