Peti mati kuno nekropolis Al-Asasif, yang ditemukan di sebuah nekropolis kuno di dekat Luxor, Mesir, 19 Oktober 2019. Para arkeolog telah menggali 30 peti mati kayu tertutup dengan mumi di dalamnya di "El-Assasif", sebuah nekropolis kuno di dekat Luxor, Mesir. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Arkeolog membuka peti mati kuno nekropolis Al-Asasif, yang ditemukan di sebuah nekropolis kuno di dekat Luxor, Mesir, 19 Oktober 2019. Disebut "cachette of the priest" karena beberapa mumi tampaknya adalah para pendeta Mesir kuno, peti mati itu berusia sekitar 3.000 tahun. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Sebuah mumi dari peti mati kuno nekropolis Al-Asasif, yang ditemukan di sebuah nekropolis kuno di dekat Luxor, Mesir, 19 Oktober 2019. Mumi-mumi di dalam 30 peti mati itu terdiri atas 23 pria dewasa, lima wanita dewasa, dan dua anak dari Mesir kuno. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Sebuah mumi dari peti mati kuno nekropolis Al-Asasif, yang ditemukan di sebuah nekropolis kuno di dekat Luxor, Mesir, 19 Oktober 2019. Beberapa mumi tampaknya adalah para pendeta Mesir kuno, peti mati itu berusia sekitar 3.000 tahun. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Sebuah mumi dari peti mati kuno nekropolis Al-Asasif, yang ditemukan di sebuah nekropolis kuno di dekat Luxor, Mesir, 19 Oktober 2019. Peti mati itu disusun dalam dua lapisan, dengan 18 peti mati di lapisan atas dan 12 peti mati di lapisan bawah. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany

Peti mati kuno nekropolis Al-Asasif, yang ditemukan di sebuah nekropolis kuno di dekat Luxor, Mesir, 19 Oktober 2019. REUTERS/Mohamed Abd El Ghany