Karyawan memproduksi Airbus A220-300 di fasilitas Airbus di Mirabel, Quebec, Kanada, 20 Februari 2020. Airbus A220, sebelumnya bernama Bombardier CSeries adalah keluarga pesawat jet berbadan sempit. REUTERS/Christinne Muschi

Pesawat Airbus A220-300 saat diproduksi di fasilitas Airbus di Mirabel, Quebec, Kanada, 20 Februari 2020. Airbus A220 bermesin ganda, jarak menengah yang dikembangkan oleh produsen pesawat asal Kanada, Bombardier Aerospace. REUTERS/Christinne Muschi

Pesawat Airbus A220-300 saat diproduksi di fasilitas Airbus di Mirabel, Quebec, Kanada, 20 Februari 2020. Bombardier Aerospace mengklaim pesawat Airbus A220 lebih hemat bahan bakar 20% dibanding peswaat kompetitornya. REUTERS/Christinne Muschi

Pesawat Airbus A220-300 saat diproduksi di fasilitas Airbus di Mirabel, Quebec, Kanada, 20 Februari 2020. Airbus A220 dapat melakukan take-off dan landing pada jarak yang relatif pendek serta mesin dengan tingkat kebisingan yang lebih rendah. REUTERS/Christinne Muschi

Pesawat Airbus A220-300 saat diproduksi di fasilitas Airbus di Mirabel, Quebec, Kanada, 20 Februari 2020. Proyek CSeries sudah dimulai sejak tahun 2004 yang ditargetkan dapat mulai terbang komersial pada tahun 2010. REUTERS/Christinne Muschi

Pesawat Airbus A220-300 saat diproduksi di fasilitas Airbus di Mirabel, Quebec, Kanada, 20 Februari 2020. REUTERS/Christinne Muschi