Talibshah Hosini (35) membantu putrinya Farima (9) mengerjakan pekerjaan rumahnya di dalam tempat penampungan sementara untuk para pengungsi dan migran di samping kamp Moria, di pulau Lesbos, Yunani, 16 Februari 2020. Sebelum melarikan diri ke Yunani, Talibshah Hosini merupakan seorang aktor film di Afghanistan. REUTERS/Alkis Konstantinidis

Talibshah Hosini (35) dan Yasamin Hosini (25) mengisi botol-botol dengan air di kamp sementara untuk para pengungsi dan migran di sebelah kamp Moria, di pulau Lesbos, Yunani, 17 Februari 2020. Talibshah Hosini rela meninggalkan karier di bidang teater dan film dan kini menghabiskan hari-harinya di gubuk darurat yang terbuat dari potongan kayu dan logam. REUTERS/Alkis Konstantinidis

Talibshah Hosini (35) melakukan ibadah salat di dalam kamp sementara untuk para pengungsi dan migran di sebelah kamp Moria, di pulau Lesbos, Yunani, 17 Februari 2020. Talibshah Hosini terpaksa melarikan diri setelah menerima ancaman karena melakukan satir di perusahaan teaternya yang berfokus pada gerakan garis keras Taliban. REUTERS/Alkis Konstantinidis

Yasamin Hosini (25) memasak nasi di depan kamp sementara untuk para pengungsi dan migran di sebelah kamp Moria, di pulau Lesbos, Yunani, 17 Februari 2020. Talibshah Hosini membawa istri dan ketiga putrinya melarikan diri ke Iran, kemudian ke Turki dan akhirnya Yunani. REUTERS/Alkis Konstantinidis

Keluarga Hosini makan siang di dalam tempat penampungan sementara yang mereka tinggali saat ini, di sebuah kamp sementara untuk para pengungsi dan migran di sebelah kamp Moria, di pulau Lesbos, Yunani, 16 Februari 2020. Hosini membangun tempat berlindung di hutan zaitun di sebelah kamp resmi Moria. REUTERS/Alkis Konstantinidis

Seorang pria duduk di luar tempat penampungan sementara di sebuah kamp sementara untuk para pengungsi dan migran di sebelah kamp Moria, di pulau Lesbos, Yunani, 18 Februari 2020. REUTERS/Alkis Konstantinidis