Pekerja migran membawa barang-barang mereka saat mereka berjalan kaki untuk kembali ke desa mereka saat pemberlakuan lockdown untuk menekan penularan virus corona COVID-19 di New Delhi, India, Kamis, 26 Maret 2020. Para pekerja informal terpaksa berjalan kaki puluhan hingga ratusan kilometer untuk kembali ke desanya. REUTERS/Danish Siddiqui

Pekerja migran mengendarai gerobak bersama keluarganya di jalan raya saat mereka kembali ke desa mereka, saat lockdown untuk membatasi penyebaran virus corona (COVID-19), di Ghaziabad, di pinggiran New Delhi, India, Jumat, 27 Maret 2020. Ratusan ribu pekerja terpaksa jalan kaki karena tidak ada transportasi umum menuju desanya. REUTERS/Adnan Abidi

Pekerja migran memberikan susu botol kepada bayinya saat ia berjalan di jalan raya mencari transportasi untuk kembali ke desanya, setelah India memerintahkan Lockdown, di Ghaziabad, di pinggiran New Delhi, 26 Maret 2020. Lockdown ini dimulai pada 25 Maret hingga 14 April 2020. REUTERS/Adnan Abidi

Penduduk lokal menawarkan makanan kepada pekerja migran yang kembali ke desa mereka, setelah India memerintahkan lockdown, di Ghaziabad, di pinggiran New Delhi, 26 Maret 2020. Sekitar 120 juta pekerja migran mengalami masa sulit selama lockdown karena tidak ada pekerjaan dan penghasilan. REUTERS/Adnan Abidi

Buruh migran berjalan di sepanjang jalan untuk kembali ke desa mereka, selama lockdown untuk membatasi penyebaran virus corona COVID-19), di New Delhi, India, 25 Maret 2020. India mengalami kekacauan saat pemberlakuan lockdown total di negara itu. REUTERS/Danish Siddiqui

Buruh migran berjalan di sepanjang jalan raya dengan keluarga mereka ketika mereka kembali ke desa mereka, saat lockdown untuk membatasi penyebaran virus corona (COVID-19), di Ghaziabad, di pinggiran New Delhi, Jumat, 27 Maret 2020. REUTERS/Adnan Abidi