Sepatu dan tas berbahan kulit di sebuah mal di Malaysia tampak berjamur. Penyebaran virus Corona membuat pemerintah Malaysia menerapkan pembatasan pergerakan manusia atau Movement Control Order atau yang lebih dikenal dengan sebutan lockdown untuk menghentikan laju penyebaran virus. Akibat aturan tersebut, sejumlah bisnis termasuk mal terpaksa ditutup. Facebook/Nex Nezeum

Akun media sosial dengan nama Nex Nezeum pada (10/5) lalu mengunggah foto produk dari bahan kulit seperti sepatu, tas, dompet, hingga ikat pinggang tampak dipenuhi jamur. Hal tersebut terjadi akibat mal ditutup selama hampir dua bulan. Facebook/Nex Nezeum

Beberapa produk berbahan kulit yang berjamur tersebut, terdapat produk dari brand fashion ternama. Seperti sepatu pria berlabel POLO Ralph Lauren hingga tas dari brand Camel Active. Facebook/Nex Nezeum

Jamur yang menyelimuti berbagai produk berbahan kulit itu muncul akibat selama mal ditutup, pendingin ruangan dimatikan dan menyebabkan udara menjadi lembab dan panas. Facebook/Nex Nezeum

Kursi hingga karpet lantai dalam bioskop di mal tersebut tampak diselimuti jamur. Facebook/Nex Nezeum

Tak hanya itu, akun Facebook Nez Nezeum juga menunjukkan jejeran kursi yang berjamur di sebuah bioskop yang juga ditutup selama penerapan Movement Control Order di Malaysia. Facebook/Nex Nezeum