Seorang petugas kebersihan melintasi layar yang mempromosikan film Disney's "Mulan" saat tayang perdana di sebuah bioskop di Beijing, Cina, 11 September 2020. Otoritas Cina meminta media besar untuk tidak meliput peluncuran film Disney "Mulan" setelah muncul kontroversi mengenai hubungan antara film itu dengan wilayah Xinjiang. REUTERS/Florence Lo

Seorang pria melintasi layar yang mempromosikan film Disney's "Mulan" saat tayang perdana di sebuah bioskop di Beijing, Cina, 11 September 2020. Larangan pemberitaan itu kemungkinan akan merugikan Disney, yang menghabiskan biaya 200 juta dolar AS (sekitar Rp2,96 triliun) untuk memproduksi Mulan. REUTERS/Florence Lo

Seorang petugas kebersihan melintasi layar yang mempromosikan film Disney's "Mulan" saat hari pertama as the film opens in China, at a cinema in Beijing, China September 11, 2020. Film Mulan menampilkan banyak aktor legendaris asal Tiongkok seperti Gong Li, Donnie Yen, dan Liu Yifei. REUTERS/Florence Lo

Seorang wanita melintasi layar yang mempromosikan film Disney "Mulan" saat tayang perdana di sebuah bioskop di Beijing, Cina, 11 September 2020. Larangan pemberitaan itu kemungkinan akan merugikan Disney, yang menghabiskan biaya 200 juta dolar AS (sekitar Rp2,96 triliun) untuk memproduksi Mulan. REUTERS/Florence Lo

Warga berdiri dekat poster promosi film Disney "Mulan" di halte bus di Beijing, Cina, 9 September 2020. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

Warga melintas di depan poster promosi film Disney "Mulan" di halte bus di Beijing, Cina, 9 September 2020. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins