Minggu, 20 September 2020

Seorang pekerja medis menyuntikkan vaksin Covid-19 bernama Sputnik V pada seorang sukarelawan dalam uji klinis tahap tiga di Moskow, Rusia, pada 15 September 2020. Rusia telah mengumpulkan sebanyak 55.000 orang relawan yang bersedia ikut serta dalam pengujian klinis vaksin Covid-19. Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr

Seorang pekerja medis mengukur suhu tubuh seorang sukarelawan sebelum menyuntikkan vaksin baru Covid-19, Sputnik V dalam uji klinis tahap tiga di Moskow, Rusia, pada 15 September 2020. Pengelola program pengembangan vaksin mengklaim relawan tersebut direkrut dalam waktu dua pekan saja, dan telah melebihi target awal, sebanyak 40.000 orang. Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr

Seorang pekerja medis menunjukkan gelang elektronik untuk memantau kesehatan para sukarelawan yang berpartisipasi dalam uji klinis tahap tiga untuk vaksin Covid-19 Sputnik V di Moskow, Rusia, pada 15 September 2020. Rusia berulang kali meyakinkan bahwa vaksin yang dikembangkan dengan basis human adenovirus itu, sejauh ini, terbukti aman.(Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)

Foto yang diabadikan pada 15 September 2020 ini menunjukkan vaksin Sputnik V milik Rusia dalam uji klinis tahap tiga di Moskow, Rusia. Sejumlah kritik dilontarkan terhadap pengembangan Sputnik V, terutama mengenai transparansi data hasil uji coba hingga jaminan keamanan vaksin tersebut. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)

Seorang pekerja medis mengeluarkan vaksin Covid-19 bernama Sputnik V dari lemari es dalam uji klinis tahap tiga di Moskow, Rusia, pada 15 September 2020. Sejumlah negara tengah berlomba-lomba menyiapkan vaksin bagi virus baru tersebut. Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)