Seorang wartawan mengambil gambar prototipe trem bertenaga baterai buatan PT INKA (Persero) di Madiun, Jawa Timur, Senin 19 Oktober 2020. Menurut rencana trem bertenaga baterai berkapasitas sekitar 80 penumpang seharga sekitar Rp15 miliar per unit tersebut akan ditawarkan ke Kongo dan pasar dalam negeri. ANTARA FOTO/Siswowidodo

Dirut PT INKA (Persero) Budi Noviantoro (kiri) berada di dalam trem bertenaga baterai buatan PT INKA saat dioperasikan di Madiun, Jawa Timur, Senin 19 Oktober 2020. Menurut rencana trem bertenaga baterai berkapasitas sekitar 80 penumpang seharga sekitar Rp15 miliar per unit tersebut akan ditawarkan ke Kongo dan pasar dalam negeri. ANTARA FOTO/Siswowidodo

Dirut PT INKA (Persero) Budi Noviantoro (kiri) berada di dalam trem bertenaga baterai buatan PT INKA saat dioperasikan di Madiun, Jawa Timur, Senin 19 Oktober 2020. Menurut rencana trem bertenaga baterai berkapasitas sekitar 80 penumpang seharga sekitar Rp15 miliar per unit tersebut akan ditawarkan ke Kongo dan pasar dalam negeri. ANTARA FOTO/Siswowidodo

Petugas melakukan pengujian prototipe bus listrik medium buatan PT INKA di Madiun, Jawa Timur, Senin 19 OKtober 2020. Pengujian performa bus listrik yang diproduksi PT INKA bekerjasama dengan Tron-E Taiwan dan Piala Mas Malang tersebut dilakukan sebelum diproduksi secara massal. ANTARA FOTO/Siswowidodo

Dirut PT INKA (Persero) Budi Noviantoro (kanan) memantau pengujian prototipe bus listrik medium buatan PT INKA di Madiun, Jawa Timur, Senin 19 Oktober 2020. Pengujian performa bus listrik yang diproduksi PT INKA bekerjasama dengan Tron-E Taiwan dan Piala Mas Malang tersebut dilakukan sebelum diproduksi secara massal. ANTARA FOTO/Siswowidodo