Antoine Kambanda asal Rwanda, menerima biretanya saat diangkat menjadi kardinal oleh Paus Fransiskus dalam upacara konsistori di Basilika Santo Petrus di Vatikan, 28 November 2020. Paus Fransiskus melantik 13 kardinal baru pada Sabtu, 28 November 2020. Fabio Frustaci/Pool via REUTERS

Para kardinal yang mengenakan masker saat menghadiri upacara konsistori di Basilika Santo Petrus di Vatikan, 28 November 2020. Saat pandemi virus corona membuat seremoni tersebut hanya diikuti segelintir undangan. Fabio Frustaci/Pool via REUTERS

Enrico Feroci dari Italia menerima biretanya saat ia diangkat menjadi kardinal oleh Paus Francis, selama upacara konsistori di Basilika Santo Petrus di Vatikan, 28 November 2020. Sembilan kardinal baru tersebut berasal dari Italia, Malta, Rwanda, Amerika Serikat, Filipina, Chili, Brunei, dan Meksiko. Fabio Frustaci/Pool via REUTERS

Kardinal George Pell asal Australia, menggunakan masker saat menghadiri upacara konsistori di Basilika Santo Petrus di Vatikan, 28 November 2020. Paus sejauh ini telah menunjuk 18 orang yang sebagian besar dari negara-negara kecil yang belum pernah memiliki satu pun kardinal. Fabio Frustaci/Pool via REUTERS

Paus Fransiskus memimpin upacara konsistori saat mengangkat 13 uskup Katolik Roma ke pangkat kardinal, di Basilika Santo Petrus di Vatikan, 28 November 2020. Fabio Frustaci/Pool via REUTERS

Paus Fransiskus dan Paus Emeritus Benediktus XVI menghadiri pertemuan menjelang upacara konsistori untuk melantik 13 kardinal baru, di Vatikan, 28 November 2020. Vatican Media/Handout via REUTERS