Seorang wanita meletakkan lentera di atas air yang telah dituliskan nama-nama orang yang telah meninggal akibat Virus COVID-19, dalam upacara Jepang "Tooro Nagashi" di Brasilia, Brasil, 30 November 2020. REUTERS/Adriano Machado

Seorang wanita bersiap meletakkan lentera di atas air yang telah dituliskan nama-nama orang yang telah meninggal akibat Virus COVID-19, dalam upacara Jepang "Tooro Nagashi" di Brasilia, Brasil, 30 November 2020. REUTERS/Adriano Machado

Sejumlah lentera diletakan di atas air yang telah dituliskan nama-nama orang yang telah meninggal akibat Virus COVID-19, dalam upacara Jepang "Tooro Nagashi" di Brasilia, Brasil, 30 November 2020. REUTERS/Adriano Machado

Sejumlah peserta memegang lilin sebelum melarungkan lentera di atas air yang telah dituliskan nama-nama orang yang telah meninggal akibat Virus COVID-19, dalam upacara Jepang "Tooro Nagashi" di Brasilia, Brasil, 30 November 2020. REUTERS/Adriano Machado

Sejumlah peserta memegang lilin sebelum melarungkan lentera di atas air yang telah dituliskan nama-nama orang yang telah meninggal akibat Virus COVID-19, dalam upacara Jepang "Tooro Nagashi" di Brasilia, Brasil, 30 November 2020. REUTERS/Adriano Machado

Seorang biksu Buddha berdoa selama upacara Jepang "Tooro Nagashi" sebelum melarungkan lentera di atas air yang telah dituliskan nama orang yang meninggal karena COVID-19, di Brasilia, Brasil 30 November 2020. REUTERS/Adriano Machado