Sebuah drone diluncurkan selama latihan tempur drone skala besar Angkatan Darat Republik Islam Iran, di Semnan, Iran, Rabu, 6 Januari 2021. Iran menggelar latihan yang menampilkan beragam drone tempur yang diproduksi di dalam negeri. Iranian Army / WANA (West Asia News Agency) / Handout via REUTERS

Sebuah drone terlihat saat latihan tempur drone skala besar Angkatan Darat Republik Islam Iran, di Semnan, Iran, Rabu, 6 Januari 2021. Angkatan bersenjata Iran akan menguji Drone Tempur yang digunakan sebagai pembom, pencegat, dan dalam misi pengintaian. Iranian Army / WANA (West Asia News Agency) / Handout via REUTERS

Sebuah drone diluncurkan selama latihan tempur drone skala besar Angkatan Darat Republik Islam Iran, di Semnan, Iran, Rabu, 6 Januari 2021. Latihan itu bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, dua hari setelah peringatan pertama pembunuhan jenderal Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat tak berawak AS di bandara Baghdad. Iranian Army / WANA (West Asia News Agency) / Handout via REUTERS

Deretan drone terlihat selama latihan tempur drone skala besar Angkatan Darat Republik Islam Iran, di Semnan, Iran, Senin, 4 Januari 2021. Gambar diambil 4 Januari 2021. Iran telah mengembangkan industri senjata dalam negeri yang besar dalam menghadapi sanksi internasional dan embargo yang melarangnya mengimpor banyak senjata. Iranian Army / WANA (West Asia News Agency) / Handout via REUTERS

Sebuah rudal ditembakkan selama latihan tempur drone skala besar Tentara Republik Islam Iran, di Semnan, Iran, Rabu, 6 Januari 2021. Iranian Army / WANA (West Asia News Agency) / Handout via REUTERS

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Bagheri dan komandan tinggi lainnya hadir selama latihan tempur drone skala besar Tentara Republik Islam Iran, di Semnan, Iran, Senin, 4 Januari 2021. Iranian Army / WANA (West Asia News Agency) / Handout via REUTERS