Anjing penyandang cacat mengguanakan alat bantu untuk mobilitas berjalan dan berlari di The Man That Rescues Dogs Foundation di Chonburi, Thailand, 26 Januari 2021. Sebanyak 27 anjing yang sebagian besar korban kecelakaan dirawat hingga sembuh di penampungan ini. REUTERS/Athit Perawongmetha

Anjing penyandang cacat mengguanakan alat bantu untuk mobilitas berjalan dan berlari di The Man That Rescues Dogs Foundation di Chonburi, Thailand, 26 Januari 2021. Anjing menggunakan roda untuk menopang kaki belakang mereka yang cacat, sebagai bagian dari latihan sehari-hari. REUTERS/Athit Perawongmetha

Anjing penyandang cacat mengguanakan alat bantu untuk mobilitas berjalan dan berlari di The Man That Rescues Dogs Foundation di Chonburi, Thailand, 26 Januari 2021. Penampungan ini didirikan oleh seorang Swedia yang pindah ke Chonburi pada tahun 2002 yang kecewa atas kondisi anjir liar di negara ini. REUTERS/Athit Perawongmetha

Anjing penyandang cacat mengguanakan alat bantu untuk mobilitas berjalan dan berlari mendengarkan instruksi petugas di The Man That Rescues Dogs Foundation di Chonburi, Thailand, 26 Januari 2021. Tempat penampungan menghabiskan lebih dari 1.300 USD atau sekitar Rp. 18 juta setiap hari untuk merawat lebih dari 600 anjing. REUTERS

Seekor anjing penyandang cacat mengguanakan alat bantu untuk mobilitas berjalan dan berlari di The Man That Rescues Dogs Foundation di Chonburi, Thailand, 26 Januari 2021. REUTERS/Athit Perawongmetha

Petugas mendampingi anjing penyandang cacat mengguanakan alat bantu untuk mobilitas berjalan dan berlari di The Man That Rescues Dogs Foundation di Chonburi, Thailand, 26 Januari 2021. REUTERS/Athit Perawongmetha