Grup Kalashnikov mengatakan telah memasok peluru kendali Vikhr-1 ke Kementerian Pertahanan Rusia dengan pesanan pengadaan senjata 2021 lebih cepat dari jadwal. Peluru kendali Rudal Vikhr-1 dikembangkan oleh biro desain pembuatan instrumen Tula dan mulai digunakan pada tahun 1982. military-today.com

Peluru kendalil Vikhr-1 dirancang untuk menyerang kendaraan lapis baja dan target udara berkecepatan rendah hingga 800 km / jam. Peluru kendali tersebut dibawa oleh helikopter tempur Ka-52 dan dapat diluncurkan dari ketinggian 4 ribu meter. militaryleak.com

CEO Kalashnikov Dmitry Tarasov mengatakan di forum Army-2020 bahwa perusahaan sedang berupaya untuk meningkatkan jarak tembak Vikhr-1 dari 8 menjadi 10 km. militaryleak.com

Peluru kendali Vikhr-1 dipasangkan pada Helikopter pengintai serang Ka-52 dengan julukan Alligator yang dirancang untuk menghancurkan tank, kendaraan lapis baja dan non-lapis baja, pasukan, helikopter, dan pesawat musuh lainnya di garis depan. upi.com

Peluru kendali Vikhr-1 adalah versi perbaikan dari 9K121 Vikhr, dimana pada 2013, Kementerian Pertahanan Rusia memesan lebih dari 6.000 rudal ini. military-today.com