Penerbangan Air India 185 tiba dari New Delhi, di Bandara Internasional Vancouver di Richmond, British Columbia, Kanada, 23 April 2021. Pemerintah Kanada menangguhkan seluruh penerbangan pesawat penumpang dari India dan Pakistan selama 30 hari ke depan. REUTERS/Jennifer Gauthier

Penerbangan Air India 185 tiba dari New Delhi, di Bandara Internasional Vancouver di Richmond, British Columbia, Kanada, 23 April 2021. Penangguhan masuknya pesawat penumpang dari India dan Pakistan ke Kanada akibat terdapatnya lonjakan kasus virus Corona (COVID-19) yang terdeteksi di kalangan pelancong yang tiba dari kedua negara tersebut. REUTERS/Jennifer Gauthier

Penerbangan Air India 185 tiba dari New Delhi, di Bandara Internasional Vancouver di Richmond, British Columbia, Kanada, 23 April 2021. Penangguhan penerbangan dari India dan Pakistan ini akan mulai berlaku secara efektif pada Kamis (22/4) malam, sekitar pukul 23.30 waktu setempat. REUTERS/Jennifer Gauthier

Penerbangan Air India 185 tiba dari New Delhi, di Bandara Internasional Vancouver di Richmond, British Columbia, Kanada, 23 April 2021. Penangguhan ini tidak berlaku untuk pesawat-pesawat kargo dari kedua negara tersebut, demi memastikan keberlangsungan pengiriman vaksin, alat pelindung diri dan barang-barang esensial lainnya. REUTERS/Jennifer Gauthier

Seorang porter memuat koper penumpang yang baru tiba dari New Delhi, ke dalam taksi di Bandara Internasional Vancouver di Richmond, British Columbia, Kanada, 23 April 2021. India mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang mengkhawatirkan beberapa waktu terakhir, yang diduga disebabkan oleh varian Corona yang disebut 'mutan ganda' dan adanya acara-acara superspreader yang dihadiri banyak orang di tengah pandemi. REUTERS/Jennifer Gauthier