Petani biji-bijian Norman Moeris membuang tikus yang terperangkap di propertinya saat wilayah New South Wales mengalami "wabah tikus", di Gilgandra, Australia, 30 Mei 2021. Wabah tikus melanda Australia yang merusak ladang pertanian hingga menyebabkan insiden kebakaran rumah. REUTERS/Jill Gralow

Seekor tikus mati di tanah milik petani gandum Norman Moeris saat bagian dari New South Wales mengalami "wabah tikus," di Gilgandra, Australia, 30 Mei 2021. Pemerintah NSW telah menyetujui tindakan darurat untuk mengizinkan penggunaan racun tikus paling mematikan di dunia. REUTERS/Jill Gralow

Petani biji-bijian Norman Moeris membuang tikus yang terperangkap saat bagian New South Wales mengalami "wabah tikus", di Gilgandra, Australia, 30 Mei 2021. Peternak itu mengambil ratusan tikus mati yang berhasil ditenggelamkannya dalam ember atau racun. REUTERS/Jill Gralow

Petani biji-bijian Norman Moeris membuang tikus yang terperangkap saat bagian New South Wales mengalami "wabah tikus", di Gilgandra, Australia, 30 Mei 2021. REUTERS/Jill Gralow

Puluhan tikus mati dibunuh penduduk setempat Kodi Brady, karena wilayah lokal di negara bagian New South Wales ini mengalami wabah tikus, di Coonabarabran, Australia. Kodi Brady/Handout via REUTERS

Petani Doug O'Connor melepaskan tali yang menahan terpal di atas jerami yang dihancurkan oleh tikus di propertinya saat New South Wales lainnya dilanda "wabah tikus" di Gilgandra, Australia, 31 Mei 2021.. REUTERS/Jill Gralow