November lalu, Angkatan Laut Prancis menerima kapal selam serang nuklir (SSN) kelas Suffren atau Barracuda dari Naval Group untuk menggantikan kapal selam kelas Rubis era Perang Dingin. Kapal selam itu dijadwalkan untuk memasuki layanan dengan Angkatan Laut Prancis pada akhir 2021. Foto : Naval Group

Nantinya enam kapal selam Kelas Suffren akan menjadi tulang punggung Angkatan Laut Prancis. Kapal selam ini dilengkapi dengan sistem propulsi hibrida dan reaktor air bertekanan yang diadaptasi dari boiler nuklir SSBN kelas Le Triomphant dan kapal induk Charles-de-Gaulle. Foto : French Navy

Kapal selam kelas Barracuda akan memiliki bobot perpindahan 5.300 ton dan panjang 99,5 meter. Kapal selam ini dapat menyelam hingga kedalaman lebih dari 300 meter dengan kecepatan 25+ knot atau sekitar 46 km/jam. REUTERS

Kapal selam kelas Barracuda dilengkapi untuk menembakkan Storm Shadow, rudal jelajah Anglo-Prancis yang dibangun dan dirancang dengan beberapa fitur siluman, sehingga sulit untuk dideteksi. Varian khusus rudal Prancis, yang disebut SCALP EG, memiliki jangkauan sekitar 1.000 kilometer, atau hanya di bawah 625 mil, dan dapat ditembakkan oleh kelas Barracuda. Foto : Naval Post

Kapal selam kelas Barracuda juga akan dilengkapi Torpedo berat F21 Artemis yang menetralisir kapal dan kapal selam musuh. Torpedo ini secara signifikan lebih unggul dari semua torpedo berat lainnya yang saat ini beroperasi yang memiliki kecepatan lebih dari 50 knot. Foto : DGA

Kapal selam kelas Barracuda miliki jangkauann hampir tak terbatas karena propulsi nuklirnya dengan kemampuan deteksi sepuluh kali lebih banyak dan sangat tersembunyi. Melansir Naval Group kapal selam ini milik profil rendah kapal selam yang memastikan bahwa itu akan sulit dideteksi, serta memungkinkannya untuk mendekati kapal selam dan kapal perang lawan secara diam-diam. Foto : Naval Group