Anggota Kepolisian menata barang bukti narkotika hasil Operasi Nila Jaya 2021 untuk dimusnahkan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021. Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ekstasi, sabu, ganja, happy five dan bubuk sintetis dengan total sebanyak 1,74 ton. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Kapolda Metro Jaya Fadil Imran (kanan) dan Kasdam Jaya Brigjen TNI Bobby Rinal Makmun (kiri) memasukkan barang bukti narkotika ke dalam mesin pemusnah di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021. Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ekstasi, sabu, ganja, happy five dan bubuk sintetis dengan total sebanyak 1,74 ton. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Anggota Kepolisian melakukan uji sampel barang bukti narkotika hasil Operasi Nila Jaya 2021 sebelum dimusnahkan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021. Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ekstasi, sabu, ganja, happy five dan bubuk sintetis dengan total sebanyak 1,74 ton. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Anggota Kepolisian menata barang bukti narkotika hasil Operasi Nila Jaya 2021 untuk dimusnahkan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021. Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ekstasi, sabu, ganja, happy five dan bubuk sintetis dengan total sebanyak 1,74 ton. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Tersangka memegang barang bukti narkotika hasil Operasi Nila Jaya 2021 untuk dimusnahkan di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021. Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ekstasi, sabu, ganja, happy five dan bubuk sintetis dengan total sebanyak 1,74 ton. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

Barang bukti narkotika hasil Operasi Nila Jaya 2021 ditampilkan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021. Polda Metro Jaya melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis ekstasi, sabu, ganja, happy five dan bubuk sintetis dengan total sebanyak 1,74 ton. TEMPO / Hilman Fathurrahman W