Seorang ilmuan sedang memeriksa kandungan Ph dalam sampel, Teknologi ini membuat hasil penelitian dapat diketahui dalam waktu 24 jam. Chatenay, Perancis, 25 Februari 2015. Frederic T Stevens / Getty Images

Seorang ilmuan membaca hasil tes doping, dengan menggunakan kromatografi cair. Spektrometri massa digunakan untuk semua jenis sampel urin, teknologi canggih memungkinkan proses rumit ini, dilakukan dengan lebih cepat. Chatenay, Perancis, 25 Februari 2015. Frederic T Stevens / Getty Images

Seorang teknisi mempersiapkan deposito sampel, pada gel elektroforesis SDS untuk mendeteksi doping dengan alat EPO. Prosedur yang rumit membuat pekerjaan mendeteksi doping pada atlet, menjadi tidak mudah. Chatenay, Perancis, 25 Februari 2015. Frederic T Stevens / Getty Images

Seorang ilmuan menunjukan contoh darah dari seorang atlet, terdapat sampel darah A dan B untuk melihat perbedaan hematologi darah. Chatenay, Perancis, 25 Februari 2015. Frederic T Stevens / Getty Images

Seorang peneliti Haematological meneliti rekam jejak atlet, menggunakan alat canggih. Chatenay, Perancis, 25 Februari 2015. Frederic T Stevens / Getty Images

Seorang ilmuan menaruh contoh urin ke dalam tabung reaksi, laboratorium ini meneliti penggunaan dopping pada para atlet. Chatenay, Perancis, 25 Februari 2015. Frederic T Stevens / Getty Images