Tatang Koswara (kiri) memegang senjata laras panjang saat di helikopter. Tatang Koswara yang merupakan sniper atau penembak jitu Indonesia yang diakui dunia ini wafat di usia 68 tahun, usai diundang salah satu acara televisi swasta yakni 'Hitam-Putih' pada 3 Maret 2015, malam. (foto: Dok. Pribadi)

Tatang Koswara (68) (kanan) saat diwawancara di acara televisi. Tatang mengalami serangan jantung saat wawancara di acara tersebut, dia dikabarkan jatuh pingsan karena serangan jantung. Dia dilarikan ke RS Medistra, Jl HR Rasuna Said, Jaksel. Setibanya di UGD, kondisi Tatang dinyatakan kritis. Beberapa menit kemudian dia menghembukan nafas terakhir. (foto: youtube)

Tatang Koswara berkamuflase saat dalam penugasan. Tatang bertugas di medan perang Timor Timur 1977-1978. Dia menorehkan banyak prestasi di medan tempur, nama Tatang tercatat dalam buku 'Sniper Training, Techniques and Weapons' karya Peter Brokersmith yang terbit pada 2000, nama Tatang berada di urutan ke-13 sniper hebat dunia. (foto: Dok. Pribadi)

Berita duka yang disiarkan pihak acara televisi swasta yang mengundang Tatang Koswara sebagai bintang tamu, yang juga menjadi wawancara terakhir Tatang sebelum wafat usai terkena serangan jantung. Tatang pensiun pada 1994, dan menjalani hidup pas-pasan dengan membuka warung makan. (twitter)

Berita duka atas wafatnya Tatang Koswara via akun Twitter acara televisi yang mengundang Tatang Koswara. Banyak kawan sejawat dan para purnawirawan mengatakan Tatang merupakan tentara yang lurus, ia hidup sederhana karena tak mau korupsi. (twitter)

Tatang Koswara tercatat berhasil menaklukan 41 targetnya dengan sempurna, saat ia bertugas di Timor Timur pada 1977-1978. Kemahiran menembak Tatang secara alami sudah terlatih sejak remaja. Ia biasa membantu orang tua berburu babi hutan yang kerap merusak perkebunan. Bidikan senapannya nyaris tak pernah meleset. (foto: dok. pribadi)