Atlet kontingen Indonesia bersama Menpora Andi Malarangeng dan Ketua KOI Rita Subowo berfoto bersama seusai acara pengukuhan kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012 di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (13/7). Sebanyak 21 atlet Kontingen Indonesia akan berlaga di Olimpiade London 2012 mewakili cabang olahraga bulutangkis, atletik, renang, panahan dan menembak. TEMPO/Dwianto Wibowo

Menpora Andi Malarangeng dan Ketua KOI, Rita Subowo memimpin upacara pengukuhan kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012 di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (13/7). Sebanyak 21 atlet Kontingen Indonesia akan berlaga di Olimpiade London 2012 mewakili cabang olahraga bulutangkis, atletik, renang, panahan dan menembak. TEMPO/Dwianto Wibowo

Menpora Andi Malarangeng saat upacara pengukuhan kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012 di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (13/7). Sebanyak 21 atlet Kontingen Indonesia akan berlaga di Olimpiade London 2012 mewakili cabang olahraga bulutangkis, atletik, renang, panahan dan menembak. TEMPO/Dwianto Wibowo

Atlet kontingen Indonesia saat acara pengukuhan kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012 di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (13/7). Sebanyak 21 atlet Kontingen Indonesia akan berlaga di Olimpiade London 2012 mewakili cabang olahraga bulutangkis, atletik, renang, panahan dan menembak. TEMPO/Dwianto Wibowo

Atlet Menembak, Diaz Kusumawardhani mencium bendera merah putih saat acara pengukuhan kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012 di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (13/7). Sebanyak 21 atlet Kontingen Indonesia akan berlaga di Olimpiade London 2012 mewakili cabang olahraga bulutangkis, atletik, renang, panahan dan menembak. TEMPO/Dwianto Wibowo

Atlet lari, Tri Setyaningsih diberi pesan oleh Ketua KOI Rita Subowo seusai acara pengukuhan kontingen Indonesia untuk Olimpiade London 2012 di Museum Nasional, Jakarta, Jumat (13/7). Sebanyak 21 atlet Kontingen Indonesia akan berlaga di Olimpiade London 2012 mewakili cabang olahraga bulutangkis, atletik, renang, panahan dan menembak. TEMPO/Dwianto Wibowo