Tim SAR bersama warga berusaha menolong warga di sebuah rumah yang terkepung banjir bandang di Kelurahan Limaumanis, Kec. Pauh, Padang, Sumbar, Selasa (24/7) malam. Banjir bandang tersebut menyebabkan puluhan rumah di bantaran Sungai Limaumanis dan Batangkuranji dihantam arus air yang membawa material kayu dan batu. ANTARA/Iggoy el Fitra

Tim SAR bersama warga berusaha menolong warga di sebuah rumah yang terkepung banjir bandang di Kelurahan Limaumanis, Kec. Pauh, Padang, Sumbar, Selasa (24/7) malam. Banjir bandang tersebut menyebabkan puluhan rumah di bantaran Sungai Limaumanis dan Batangkuranji dihantam arus air yang membawa material kayu dan batu. ANTARA/Iggoy el Fitra

Warga melintas di depan rumah yang rusak akibat diterjang banjir bandang, di Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Pauh, Padang, Sumbar, Rabu (25/7). Banjir bandang yang merendam puluhan rumah di sejumlah kelurahan di Lima Kecamatan, di Padang itu, membuat ratusan warga terpaksa mengungsi, sejumlah rumah dilaporkan rusak berat dan hanyut terbawa air. ANTARA/Iggoy el Fitra

Mahasiswa bersama warga menggunakan tali berupaya menyalurkan bantuan logistik berupa selimut dan tikar untuk warga korban banjir bandang di Kelurahan Kotopanjang, Kec.Pauh, Padang, Sumbar, Rabu (25/7) dini hari. Bantuan logistik tersebut harus diberikan ke seberang menggunakan tali karena selain derasnya arus sungai, juga akses ke tempat itu terputus. ANTARA/Iggoy el Fitra

Warga menyaksikan jembatan yang rusak berat akibat diterjang banjir bandang di Kelurahan Koto Panjang, Kec. Pauh, Padang, Sumbar, Rabu (25/7). Banjir bandang yang merendam puluhan rumah di sejumlah kelurahan di Lima Kecamatan, di Padang itu, membuat ratusan warga terpaksa mengungsi, sejumlah rumah dilaporkan rusak berat dan hanyut terbawa air. ANTARA/Iggoy el Fitra

Seorang warga berpegangan pada sebuah tali saat banjir bandang, di Kelurahan Limaumanis, Kecamatan Pauh, Padang, Sumbar, Selasa (24/7) malam. Banjir bandang di sekitar bantaran Sungai Limaumanis dan Batangkuranji tersebut membawa material kayu dan membuat puluhan rumah rusak. ANTARA/Iggoy el Fitra