Murid SDN Dayeuhkolot mencari buku pelajaran yang masih bisa dibersihkan setelah terendam banjir setinggi 1,5 meter akibat meluapnya Sungai Citarum di Kampung Bolero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, (22/11). TEMPO/Prima Mulia

Murid SDN Dayeuhkolot mengepel lantai yang kotor akibat terendam banjir dan lumpur, sebelum masuk kelas di Kampung Bolero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung Jawa Barat, (22/11). TEMPO/Prima Mulia

Guru SDN Dayeuhkolot menjemur baju olahraga baru yang terendam banjir dan lumpur di Kampung Bolero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung Jawa Barat, Kamis (22/11). Tujuh ruang kelas dan sebagian buku baru bantuan pemerintah rusak dan kotor. TEMPO/Prima Mulia

Murid SDN Dayeuhkolot mencuci buku pelajaran yang kotor terendam banjir dan lumpur di Kampung Bolero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung Jawa Barat, (22/11). TEMPO/Prima Mulia

Murid SDN Dayeuhkolot menjemur buku pelajaran yang kotor setelah terendam banjir dan lumpur di Kampung Bolero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung Jawa Barat, Kamis (22/11). TEMPO/Prima Mulia

Seorang murid SDN Dayeuhkolot membawa rapor yang kotor terendam banjir dan lumpur untuk dicuci di Kampung Bolero, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung Jawa Barat, (22/11). TEMPO/Prima Mulia