Gubernur Banten nonaktif, Atut Chosiyah, usai menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik di Gedung KPK, 29 Mei 2015. Atut menjalani rekontruksi dengan beberapa pihak yang terlibat dalam kasus korupsi pemerasan Alat Kesehatan (Alkes) Banten. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Atut Chosiyah (kanan) menjawab pertanyaan wartawan usai menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik di Gedung KPK, 29 Mei 2015. Atut diperiksa bersama mantan sekretaris pribadinya, Siti Halimah. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Atut Chosiyah (kanan) ditanyai wartawan usai menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, 29 Mei 2015. Siti Halimah merupakan terpidana kasus korupsi di Banten yang ditangani oleh kejaksaan. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Atut Chosiyah (kiri) keluar usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 29 Mei 2015. Kasus korupsi dan pemerasan pada proyek pengadaan Alkesi Provinsi Banten ini diduga merugikan negara senilai Rp 9,3 miliar. ANTARA/Vitalis Yogi Trisna

Gubernur non aktif Banten, Atut Chosiyah, usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, 29 Mei 2015. ANTARA/Vitalis Yogi Trisna

Atut Chosiyah turun dari mobil tahanan untuk menjalani pemeriksaan lanjutan di Gedung KPK, Jakarta, 29 mei 2015. ANTARA/Vitalis Yogi Trisna