Kristy Tess berpose dengan anaknya Brady Tess di rumahnya di pedesaan Collier County, Florida, 24 November 2015. Moyamoya berasal dari bahasa Jepang yang berarti `kepulan asap` pada scan pencitraan otak. Scott McIntyre/Naples Daily News via AP

Brady Tess bermain bersama kakaknya, Trevor di rumahnya di pedesaan Collier County, Florida, 24 November 2015. Anak-anak dan remaja yang didiagnosis Moyamoya biasanya tidak menyadari bahwa arterinya diam-diam menyempit dan mencekik darah ke otaknya. Pasien baru menyadari setelah dirinya terserang stroke. Scott McIntyre/Naples Daily News via AP

Koleksi foto Brady Tess bersama kakaknya Trevor tertempel di kulkas rumahnya di pedesaan Collier County, Florida, 24 November 2015. Moyamoya adalah penyakit langka di mana pembuluh darah ke otak menjadi menyempit dari waktu ke waktu karena dinding arteri menjadi lebih tebal. Scott McIntyre/Naples Daily News via AP

Kristy Tess duduk bersama anaknya Brady Tess sambil menikmati makan siang di rumahnya di pedesaan Collier County, Florida, 24 November 2015. Penyakit Moyamoya memungkinkan Brady terserang stroke. Scott McIntyre/Naples Daily News via AP

Brady Tess (6) istirahat di rumah keluarganya di pedesaan Collier County, Florida, 24 November 2015. Tess memiliki kondisi neurologis langka, ia mengidap penyakit Moyamoya. Scott McIntyre/Naples Daily News via AP

Brady Tess memandang halaman belakang rumahnya di pedesaan Collier County, Florida, 24 November 2015. obat pengencer darah seperti aspirin bisa menjadi solusi jangka pendek Moyamoya, tetapi akhirnya solusi terbaik adalah operasi untuk memulihkan aliran darah otak. Scott McIntyre/Naples Daily News via AP