Situasi penyelamatan hakim saat berlangsung sidang oleh Yonif 700/Raiders di pengadilan negeri Makassar dari serangan Teoris, Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Desember 2015. Latihan ini digelar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi teror yang mengancam kepentingan NKRI dan pertahan negara. TEMPO/Iqbal Lubis

Sebuah serangan teroris rekayasa di kantor pengadilan negeri dalam sesi latihan penanganan aksi teror di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Desember 2015. Latihan ini digelar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi teror yang mengancam kepentingan NKRI dan pertahan negara. TEMPO/Iqbal Lubis

Sejumlah anggotaTNI Yonif 700/Raiders turun dari mobil saat berusaha mengamankan pengadilan negeri Makassar dari serangan teoris dalam sesi latihan penanganan aksi teror di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Desember 2015. Latihan ini digelar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi teror yang mengancam kepentingan NKRI dan pertahan negara. TEMPO/Iqbal Lubis

Sejumlah anggotaTNI Yonif 700/Raiders mengamankan seorang hakim pengadilan negeri Makassar dari serangan teoris dalam sesi latihan penanganan aksi teror di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Desember 2015. Latihan ini digelar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi teror yang mengancam kepentingan NKRI dan pertahan negara.TEMPO/Iqbal Lubis

Tiga anggotaTNI Yonif 700/Raiders mengamankan pengadilan negeri Makassar menggunakan senjata api dari serangan teoris saat sesi latihan penanganan aksi teror di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Desember 2015. Latihan ini digelar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi teror yang mengancam kepentingan NKRI dan pertahan negara.TEMPO/Iqbal Lubis

Sejumlah anggotaTNI Yonif 700/Raiders turun dari helikopter saat berusaha mengamankan pengadilan negeri Makassar dari serangan teoris saat sesi latihan penanganan aksi teror di Makassar, Sulawesi Selatan, 20 Desember 2015. Latihan ini digelar untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi teror yang mengancam kepentingan NKRI dan pertahan negara.TEMPO/Iqbal Lubis