Masyarakat Garut berdemo memprotes bupati Aceng Fikri yang melakukan pernikahan siri selama 4 hari dan kemudian menceraikan an Fany Octora di Garut (4/11). TEMPO/Sigit Zulmunir

Masyarakat Garut berunjuk rasa menentang perilaku bupati Aceng Fikri yang melakukan pernikahan siri singkat dengan Fany Octora, seorang remaja berusia 17 tahun, di Garut (4/11). Mereka menempelkan celana dalam perempuan di foto Aceng Fikri. TEMPO/Sigit Zulmunir

Masyarakat Garut berunjuk rasa menentang perilaku bupati Aceng M. Fikri yang melakukan pernikahan siri singkat dengan Fany Octora di Garut (4/11). TEMPO/Sigit Zulmunir

Masyarakat Garut berunjuk rasa memprotes bupati Aceng M. Fikri yang menikahi Fany Ocotra, seorang remaja putri berusia 17 tahun, dan menceraikannya 4 hari kemudian di Garut (4/11). TEMPO/Sigit Zulmunir

Massa dari berbagai organisasi masyarakat melakukan aksi unjukrasa menuntut Bupati Garut, Aceng H. Fikri mundur dari jabatannya di depan kantor DPRD Kabupaten Garut, Jawa Barat, (4/12). ANTARA/Feri Purnama

Berbagai organisasi masyarakat berunjukrasa menuntut Bupati Garut, Aceng H. Fikri mundur dari jabatannya karena tidak mencerminkan sebagai pemimpin karena tidak menghargai harkat dan martabat perempuan dengan menikahi Fany Oktora selama 4 hari, kemudian menceraikannya melalui SMS. ANTARA/Feri Purnama