Tim Gabungan kepolisian dan Densus 88 melakukan rekonstruksi kasus dugaan terorisme bom kimia di kawasan Antapani, Bandung, 26 Oktober 2017. Rekonstruksi tersebut dilaksanakan terkait kasus dugaan teroris anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). ANTARA

Tim Gabungan kepolisian dan Densus 88 melakukan rekonstruksi kasus dugaan terorisme bom kimia di kawasan Antapani, Bandung, 26 Oktober 2017. Kasus dugaan teroris ini dilakukan oleh 5 orang tersangka anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD). ANTARA

Tersangka teroris SH (kanan) dan AR (kiri) dikawal ketat petugas Densus 88 Antiteror saat rekonstruksi rencana pembuatan bom di Kiaracondong, Bandung, J26 Oktober 2017. Lima orang teroris, AK, AR, YF, SH dan R masuk dalam jaringan JAD Bandung Raya dibawah naungan ISIS Bahrum Naim. ANTARA

Tersangka teroris YF (kedua kanan) dan AR (kanan) dikawal ketat petugas Densus 88 Antiteror saat rekonstruksi rencana pembuatan bom di Antapani, Bandung, 26 Oktober 2017. Jaringan teroris ini berencana meledakkan bom di Istana Negara dan Mako Brimob Polri. ANTARA

Terduga tindak pidana terorisme melakukan rekonstruksi di kawasan Mekarsari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, 26 Oktober 2017. Densus 88 membawa lima orang terduga teroris melakukan reka ulang adegan terkait dugaan rencana pemboman Istana Negara pada Agustus lalu. TEMPO/Prima Mulia

Polisi menjaga area rekonstruksi oleh terduga tindak pidana terorisme di kawasan Mekarsari, Kecamatan Kiaracondong, Bandung, 26 Oktober 2017. Reka ulang adegan ini juga diadakan di kawasan Antapani, Bandung. TEMPO/Prima Mulia