Jumat, 14 Desember 2018

Prosesi tabur bunga di lokasi tertembaknya Benardinus Realino Norma Irawan (Wawan) pada Peringatan 19 Tahun Tragedi Semanggi I 1998 di Universitas Atma Jaya, Jakarta, 13 November 2017. Setelah 19 tahun berlalu, penyelesaian penegakan hukum oleh pemerintah terhadap Tragedi Semanggi I dan Tragedi Semanggi II belum menemui titik terang. TEMPO/Subekti

Maria Catarina Sumarsih menghadiri Peringatan 29 Tahun Tragedi Semanggi I di lokasi tertembaknya sang anak Benardinus Realino Norma Irawan (Wawan) di Universitas Atma Jaya, Jakarta, 13 November 2017. TEMPO/Subekti.

Maria Catarina Sumarsih menaburkan bunga di lokasi tertembaknya sang anak Benardinus Realino Norma Irawan (Wawan) Peringatan 19 Tahun Tragedi Semanggi I 1998 di Universitas Atma Jaya, Jakarta, 13 November 2017. TEMPO/Subekti

Seorang wanita melihat foto-foto korban Tragedi Semanggi pada Peringatan 19 Tahun Tragedi Semanggi I 1998 di Universitas Atma Jaya, Jakarta, 13 November 2017. TEMPO/Subekti

Seorang wanita melihat foto-foto korban Tragedi Semanggi pada Peringatan 19 Tahun Tragedi Semanggi I 1998 di Universitas Atma Jaya, Jakarta, 13 November 2017. TEMPO/Subekti

Seorang wanita melihat foto-foto korban Tragedi Semanggi pada Peringatan 19 Tahun Tragedi Semanggi I 1998 di Universitas Atma Jaya, Jakarta, 13 November 2017. TEMPO/Subekti