Kamis, 13 Desember 2018

Seekor Mary River Turtle atau kura-kura Sungai Mary berenang di Sungai Mary, Queensland, Australia. Hewan unik berambut Mohawk itu masuk dalam daftar salah satu spesies reptil paling terancam punah di dunia. Chris Van Wyk/via REUTERS

Mary River Turle tengah menjadi sorotan internasional karena bentuknya yang unik. Kura-kura ini memiliki dua tonjolan seperti duri di bawah dagu dan rambut Mohawk ala anak Punk berwarna hijau yang merupakan ganggang yang tumbuh di kepala dan cangkangnya. Chris Van Wyk

Mary River Turle memiliki organ-organ mirip insang di dalam kloaka, yaitu sebuah lubang serbaguna yang digunakan oleh reptil untuk ekskresi dan kawin, yang memungkinkannya tetap berada di bawah air hingga tiga hari. Dengan kata lain, hewan ini memiliki kemampuan luar biasa untuk bernapas melalui alat kelaminnya. Chris Van Wyk/via REUTERS

Sifatnya yang jinak sempat membuat Mary River Turle menjadi hewan peliharaan yang populer. Hal itu menjadikannya hewan amfibi yang terancam punah ketika mereka pertama kali dikenali spesiesnya pada 1990-an. Chris Van Wyk/via REUTERS

Mary River merupakan spesies kura-kura yang berasal dari Queensland dan hanya ditemukan di Sungai Mary. Kemampuan bernapasnya yang unik membuatnya dapat bertahan selama tiga hari di dalam air. Chris Van Wyk/via REUTERS

Organisasi Zoological Society London (ZSL) menempatkan kura-kura Mary River yang memiliki panjang tumbuh hingga 40 cm itu di posisi ke-29 sebagai hewan reptil yang terancam punah. Chris Van Wyk