Minggu, 18 November 2018

Aktivis lingkungan Greenpeace bersama nelayan membentuk konfigurasi tulisan “Coral” saat aksi menolak berlabuhnya kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara di kawasan perairan konservasi Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, 4 Mei 2018. Berlabuhnya kapal-kapal tongkang merusak terumbu karang di kawasan konservasi. ANTARA/Aji Styawan

Aktivis lingkungan Greenpeace bersama nelayan membentuk konfigurasi tulisan “Coral” saat aksi menolak berlabuhnya kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara di kawasan perairan konservasi Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, 4 Mei 2018. Berlabuhnya kapal-kapal tongkang merusak terumbu karang di kawasan konservasi. ANTARA/Aji Styawan

Aktivis lingkungan Greenpeace bersama nelayan membentuk konfigurasi tulisan “Coral” saat aksi menolak berlabuhnya kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara di kawasan perairan konservasi Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, 4 Mei 2018. Berlabuhnya kapal-kapal tongkang merusak terumbu karang di kawasan konservasi. ANTARA/Aji Styawan

Aktivis lingkungan Greenpeace bersama nelayan membentuk konfigurasi tulisan “Coral” saat aksi menolak berlabuhnya kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara di kawasan perairan konservasi Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, 4 Mei 2018. Berlabuhnya kapal-kapal tongkang merusak terumbu karang di kawasan konservasi. ANTARA/Aji Styawan

Aktivis lingkungan Greenpeace bersama nelayan membentuk konfigurasi tulisan “Coral” saat aksi menolak berlabuhnya kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara di kawasan perairan konservasi Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, 4 Mei 2018. Berlabuhnya kapal-kapal tongkang merusak terumbu karang di kawasan konservasi. ANTARA/Aji Styawan

Aktivis lingkungan Greenpeace bersama nelayan membentuk konfigurasi tulisan “Coral” saat aksi menolak berlabuhnya kapal-kapal tongkang pengangkut batu bara di kawasan perairan konservasi Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, 4 Mei 2018. Berlabuhnya kapal-kapal tongkang merusak terumbu karang di kawasan konservasi. ANTARA/Aji Styawan