Sabtu, 17 November 2018

Kondisi rumah pelari Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, di Dusun Karang Pangsor, Desa Pemenang Barat, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Provinsi Nusa Tenggara Barat. antaranews.com/Dok. PB PASI

Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani (kiri) berbincang bersama Baiq Fazilah (tengah) kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, di rumah gubuknya, di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis, 12 Juli 2018. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Danrem 162/WB, Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani berkunjung ke rumah Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis, 12 Juli 2018. Danrem 162/WB, menawarkan perbaikan rumah sprinter Indonesia tersebut serta menawarkan untuk menjadi anggota TNI setelah Zohri lulus SMA. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Baiq Fazilah (29), kakak kandung Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas lari 100 meter Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, menunjukkan sejumlah medali yang telah diperoleh adiknya, di rumah gubuknya yang sederhana di dusun Karang Pangsor, Kecamatan Pemenang, Tanjung, Lombok Utara, NTB, Kamis, 12 Juli 2018. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Pelari Indonesia Lalu Muhammad Zohri meluapkan kegembiraannya seusai berhasil menjadi yang tercepat pada nomor lari 100 meter pada ajang IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia, Rabu, 11 Juli 2018. Zohri berhasil meraih medali emas setelah mencatatkan waktu tercepat 10,18 detik. ANTARA FOTO/REUTERS/Lehtikuva