Rabu, 14 November 2018

Sejumlah tersangka Tindak Pidana Penjualan orang (TPPO) diamankan petugas Direktorat Tindak Pidana Umum pada konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, 13 September 2018. Sejumlah korban perdagangan manusia dikirim menjadi Tenaga kerja di Malaysia dan Maroko. Tempo/Fakhri Hermansyah

Wakil Direktur Tindak Pidana Umum (Tipidum) Bareskrim Polri, Kombes Panca Putera (tengah) memperlihatkan paspor palsu pada kasus jaringan Tindak Pidana Penjualan orang (TPPO) di Bareskrim, Jakarta Pusat, 13 September 2018. Sindikat perdagangan orang menggunakan media sosial facebook untuk merekrut sejumlah pekerja. Tempo/Fakhri Hermansyah

Salah satu korban bertemu orang tuanya usai menjadi korban Tindak Pidana Penjualan orang (TPPO) saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, 13 September 2018. Sejumlah korban perdagangan manusia dikirim menjadi Tenaga kerja di Malaysia dan Maroko. Tempo/Fakhri Hermansyah

Orang tua menunggu anaknya yang menjadi korban Tindak Pidana Penjualan orang (TPPO) saat konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, 13 September 2018. Tempo/Fakhri Hermansyah

Wakil Direktur Tindak Pidana Umum (Tipidum) Bareskrim Polri, Kombes Panca Putera (tengah) memperlihatkan paspor palsu pada kasus jaringan Tindak Pidana Penjualan orang (TPPO) di Bareskrim,Jakarta Pusat, 13 September 2018. STempo/Fakhri Hermansyah