Aktivis Greenpeace membentangkan spanduk bertuliskan "Drop Dirty Palm Oil Now" saat menaiki kilang timbun minyak sawit milik PT Multi Nabati Sulawesi (PT MNS) di Bitung, Sulawesi Utara, Selasa, 25 September 2018. Sebanyak 23 aktivis Greenpeace melakukan aksi damai dengan menduduki kapal penyuplai minyak sawit dan tangki timbun milik PT MNS serta salah satu fasilitas kilang minyak sawit milik Wilmar. ANTARA/Dhemas Reviyanto dari sejumlah negara bersama empat personel grup band Boomerang

Aktivis Greenpeace menaiki perahu karet sebelum melakukan aksi di Bitung, Sulawesi Utara, Selasa, 25 September 2018. Aksi itu juga diikuti oleh aktivis Greenpeace dari sejumlah negara. ANTARA/Dhemas Reviyanto

Aktivis Greenpeace mengecat kilang timbun minyak sawit milik PT MNS saat menggelar aksi di Bitung, Sulawesi Utara, Selasa, 25 September 2018. Tak hanya aktivis Greenpeace yang terlibat dalam aksi tersebut, empat personel grup band Boomerang pun turut berpartisipasi. ANTARA/Dhemas Reviyanto

Personel grup band Boomerang beraksi di atas tangki timbun minyak sawit milik PT MNS saat aksi yang diprakarsai oleh Greenpeace di Bitung, Sulawesi Utara, Selasa, 25 September 2018. ANTARA/Dhemas Reviyanto

Aktivis Greenpeace mengecat kapal pengangkut minyak sawit milik PT MNS saat menggelar aksi di Bitung, Sulawesi Utara, Selasa, 25 September 2018. ANTARA/Dhemas Reviyanto

Aktivis Greenpeace menaiki kilang timbun minyak sawit milik PT MNS saat menggelar aksi di Bitung, Sulawesi Utara, Selasa, 25 September 2018. ANTARA/Dhemas Reviyanto