Sabtu, 20 Oktober 2018

Rudolf Canesius Soemolang Wowor alias Rudy Wowor, koreografer sekaligus aktor yang kerap mendapat peran antagonis dan tokoh-tokoh meneer Belanda, berpulang pada Jumpat pagi, 5 Oktober 2018. Rudy Wowor meninggal dunia dalam usia 75 tahun karena kanker prostat yang dideritanya. Dok. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

Narator Rudy Wowor mementaskan tari L'Histoire du soldat (Kisah Seorang Prajurit) di Teater Salihara, Jakarta, 10 Juli 2014. Sebelum menjadi aktor, sosok Rudy Wowor lebih dulu terjun di dunia tari dan koreografi. TEMPO/Nurdiansah

Rudy Wowor dalam red carpet gala premiere film 'Java Heat' di XXI Epicentrum, Jakarta, 17 April 2013. Ia dikenal sebagai salah satu penari utama Rolling Stone saat menggelar konser keliling Eropa. Dok. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

Rudy Wowor (tiga dari kiri) dan Rieke Diah Pitaloka ikut dalam aksi menentang pencekalan goyang ngebor Inul Daratista, di Bundaran HI, Jakarta, 2 Mei 2003. Rudy Wowor dikabarkan menguasai tujuh bahasa asing, dan sering menjadi penulis di sejumlah media asing. Dok. TEMPO/Purwanta BS

Aktor senior Rudy Wowor sempat berakting bersama aktris Christine Hakim dalam film Tjoet Nja' Dhien, pada 1988. Berkat aktingnya di film tersebut, Rudy Wowor berhasil masuk nominasi FFI untuk aktor pendukung terbaik. TEMPO/Nurdiansah

Kerabat melayat jenazah aktor senior Rudy Wowor di rumah duka di Perumahan Pesona Khayangan, Depok, Jumat, 5 Oktober 2018. Pria kelahiran Belanda ini akan dimakamkan Sabtu, 6 Oktober 2018 pukul 08.00 WIB di TPU Pondok Rangon Jakarta Timur. ANTARA/Kahfie Kamaru