Senin, 10 Desember 2018

Ekspresi insinyur NASA, Kris Bruvold dan Sandy Krasner, saat pesawat ruang angkasa InSight mendarat di permukaan Mars setelah enam bulan perjalanan di Jet Propulsion Laboratory (JPL), Pasadena, California, AS 26 November 2018. Robot InSight membawa sejumlah instrumen untuk meneliti struktur internal Mars. Al Seib/Pool via REUTERS

Kegembiraan anggota Nasa setelah pesawat ruang angkasa InSight mendarat di permukaan Mars setelah enam bulan perjalanan di Jet Propulsion Laboratory (JPL), Pasadena, California, AS 26 November 2018. Robot InSight merupakan robot rover yang didedikasikan khusus untuk menginvestigasi dan memahami bagian dalam Mars. NASA/Bill Ingalls/Handout via REUTERS

Ekspresi insinyur Nasa Kris Bruvold setelah pesawat ruang angkasa InSight mendarat di permukaan Mars setelah enam bulan perjalanan di Jet Propulsion Laboratory (JPL), Pasadena, California, AS 26 November 2018. InSight menjadi robot pertama yang akan langsung terjun ke dalam perut Mars. Al Seib/Pool via REUTERS

Anggota Nasa berpelukan setelah pesawat ruang angkasa InSight mendarat di permukaan Mars setelah enam bulan perjalanan di Jet Propulsion Laboratory (JPL), Pasadena, California, AS 26 November 2018. Tugas utama robot ini adalah meneliti proses pembentukan bebatuan dan komponen alam lain di dalam Mars. Al Seib/Pool via REUTERS

Robot rover Insight, milik NASA yang akan meneliti proses pembentukan bebatuan dan komponen alam lain di dalam Mars di Jet Propulsion Laboratory (JPL), Pasadena, California, 26 November 2018. REUTERS/Mike Blake

Gambar dari robot InSight milik NASA setelah berhasil mendarat di Mars yang menggunakan Lander-mount, Instrumen Konteks Kamera (ICC) di Mars, NASA/JPL-Caltech/Handout via REUTERS