Dua WNI yang menjadi korban penembakan di Masjid di Christchurch, Selandia Baru diketahui kini tengah dirawat di rumah sakit. Dua korban itu diketahui bernama Zulfirmansyah dan anaknya. Foto/facebook.com/syah.zulfirman

Yusni (71) memperlihatkan foto anaknya Zulfirmansyah, salah seorang korban penembakan di Selandia Baru, di kediamannya di Padang, Sumbar, Sabtu 16 Maret 2019. Pihak keluarga berencana mengutus dua orang kakak dari Zulfirmansyah untuk mendampingi selama di rawat di Selandia Baru. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi

Menjadi korban penembakan di Masjid di Christchurch, Selandia Baru saat ini Zulfirmansyah tengah menjalani operasi akibat luka tembak dialaminya. Foto/facebook.com/syah.zulfirman

Zulfirmansyah merupakan seorang perupa asal Padangi, Sumatera Barat, yang aktif dalam komunitas Sakato. Zulfirmansyah juga merupakan alumni di Universitas ISI Yogyakarta. Foto/facebook.com/syah.zulfirman

Jurnalis mewawancarai Hendra Yaspita kakak dari Warga Negara Indonsia (WNI) Zulfirmansyah, korban penembakan di Negara Selandia Baru, Padang, Sumatera Barat, Jumat 15 Maret 2019. Pihak keluarga meminta pada pemerintah Republik Indonesia untuk menfasilitasi keluarga ke Selandia Baru dan mengutuk aksi penembakan di Masjid di Christchurch. ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi