Aktivis dari Indonesian Corruption Watch atau ICW menggelar aksi Teatrikal Klinik Sunat Massal di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Jumat, 29 Maret 2019. Mereka menilai MA kerap meringankan vonis koruptor yang mengajukan Peninjauan Kembali atau PK. TEMPO/Melgi Anggia

Aktivis menggelar aksi Teatrikal Klinik Sunat Massal di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Jumat, 29 Maret 2019. Para aktivis menggunakan topeng foto Choel Mallarangeng, Jero Wacik, Anas Urbaningrum, Suryadharma Ali, dan Patrialis Akbar. TEMPO/Melgi Anggia

Aktivis ICW menggelar aksi Teatrikal Klinik Sunat Massal di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Jumat, 29 Maret 2019. Mereka menuntut Ketua MA Hatta Ali untuk menunjuk hakim-hakim yang punya integritas ketika menyidangkan di tingkat PK. TEMPO/Melgi Anggia

Aktivis ICW menggelar aksi Teatrikal Klinik Sunat Massal di depan gedung Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Jumat, 29 Maret 2019. Mereka juga meminta Komisi Yudisial mengawasi pola perilaku hakim yang sedang menyidangkan kasus pada tingkat PK. TEMPO/Melgi Anggia

Satpam MA mencopot spanduk aksi teatrikal Klinik Sunat Massal di depan gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat, 29 Maret 2019. TEMPO/Melgi Anggia