Maxime Lasseron, peneliti dari Museum Nasional Sejarah Alam Paris, memeriksa tulang paha dinosaurus Sauropoda di sebuah situs palaeontologi Angeac-Charente, dekat Chateauneuf- sur-Charente, Prancis barat daya, 25 Juli 2019. Tulang paha atau femur yang diklaim telah berusia 140 tahun itu ditemukan pada minggu lalu. REUTERS/Regis Duvignau

Maxime Lasseron, peneliti dari Museum Nasional Sejarah Alam Paris, memeriksa tulang paha dinosaurus Sauropoda di sebuah situs palaeontologi Angeac-Charente, dekat Chateauneuf- sur-Charente, Prancis barat daya, 25 Juli 2019. Tulang paha dinosaurus Sauropoda itu sepanjang dua meter dan berat 500 kilogram. REUTERS/Regis Duvignau

Maxime Lasseron, peneliti dari Museum Nasional Sejarah Alam Paris, memeriksa tulang paha dinosaurus Sauropoda di sebuah situs palaeontologi Angeac-Charente, dekat Chateauneuf- sur-Charente, Prancis barat daya, 25 Juli 2019. Dilaporkan bahwa tulang paha itu milik dinosaurus herbivora terbesar dari periode Jurassic Sauropod. REUTERS/Regis Duvignau

Maxime Lasseron, peneliti dari Museum Nasional Sejarah Alam Paris, memeriksa tulang paha dinosaurus Sauropoda di sebuah situs palaeontologi Angeac-Charente, dekat Chateauneuf- sur-Charente, Prancis barat daya, 25 Juli 2019. REUTERS/Regis Duvignau