Desainer Adjie Notonegoro (tengah) didampingi tim kuasa hukumnya untuk diperiksa di gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 22 Januari 2020. Adjie memenuhi panggilan Polda Jawa Timur untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan investasi ilegal MeMiles. ANTARA/Didik Suhartono

Desainer Adjie Notonegoro (tengah) didampingi tim kuasa hukumnya untuk diperiksa di gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 22 Januari 2020. Kuasa hukum Adjie Notonegoro, Robert Simangunsong, menyebut kliennya sempat top up atau menyetorkan uang hingga Rp150 juta pada investasi bodong MeMiles. ANTARA/Didik Suhartono

Desainer Adjie Notonegoro (tengah) didampingi tim kuasa hukumnya menunggu untuk diperiksa di gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 22 Januari 2020. Kuasa hukum Adjie menegaskan bahwa desainer itu pada kasus ini merupakan korban karena hanya diajak salah seorang temannya untuk bergabung dan tidak pernah aktif pada investasi yang dijalankan PT Kam and Kam tersebut. ANTARA/Didik Suhartono

Desainer Adjie Notonegoro (kiri) didampingi kuasa hukumnya memberi keterangan kepada wartawan di sela pemeriksaan terkait kasus 'MeMiles' di Mapolda Jatim di Surabaya, Rabu, 22 Januari 2020. ANTARA FOTO/Willy Irawan