Seorang demonstran Palestinia berlari saat bentrokan dengan militer Israel saat aksi penonalakan aneksasi Tepi Barat oleh Israel di Kafr Qaddum dekat Nablus, 3 Juli 2020. Israel berencana mencaplok wilayah Tepi Barat yang sudah berdiri pemukiman Yahudi. REUTERS/Mohamad Torokman

Seorang demonstran memegang bendera Palestina saat beradu argumen dengan militer Israel saat aksi penolakan aneksasi Tepi Barat oleh Israel di Asira ash-Shamaliya dekat Nablus, 3 Juli 2020. Israel telah mendirikan permukiman yang menampung lebih dari ratusan ribu warga Israel dalam beberapa dekade. REUTERS/Raneen Sawafta

Demonstran memegang berdiri depan militer Israel saat aksi penolakan aneksasi Tepi Barat oleh Israel di Asira ash-Shamaliya dekat Nablus, 3 Juli 2020. Israel merebut wilayah Tepi Barat dalam Perang Enam Hari pada 1967. REUTERS/Raneen Sawafta

Ekspresi seorang demonstran Palestina saat militer Israel menembakan senjata saat aksi penolakan aneksasi Tepi Barat oleh Israel di Asira ash-Shamaliya dekat Nablus, 3 Juli 2020. REUTERS/Raneen Sawafta

Militer Israel mengambil posisi menembak saat bentrokan dengan demonstran Palestina ketika aksi penolakan aneksasi Tepi Barat oleh Israel di Kafr Qaddum dekat Nablus, 3 Juli 2020. REUTERS/Mohamad Torokman

Demonstran Palestina membakar aksi penolakan aneksasi Tepi Barat oleh Israel di Kafr Qaddum dekat Nablus, 3 Juli 2020. REUTERS/Mohamad Torokman