Pekerja tengah menyelesaikan pembuatan pesawat berbahan fiber di bengkel kerja miniatur pesawat Anglo Aircraft Models di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin, 12 Oktober 2020. Meski tergolong UMKM, namun produk miniatur pesawat buatan Anglo Indonesian Aircraft Models telah mendunia. TEMPO/Tony Hartawan

Pekerja tengah menyelesaikan pembuatan pesawat berbahan fiber di bengkel kerja miniatur pesawat Anglo Aircraft Models di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin, 12 Oktober 2020. Bengkel ini pernah membuat miniatur pesawat milik maskapai penerbangan asing seperti Etihad, Emirates, Jazeera, Qantas, dan All Nippon Airways. TEMPO/Tony Hartawan

Pekerja tengah menyelesaikan pembuatan pesawat berbahan fiber di bengkel kerja miniatur pesawat Anglo Aircraft Models di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin, 12 Oktober 2020. Hasil miniatur bengkel yang berdiri tahun 1990 ini pernah diekspor ke beberapa negara seperti Australia, Jepang, Inggris, Belanda, Dubai, dan Swiss. TEMPO/Tony Hartawan

Pekerja tengah menyelesaikan pembuatan pesawat berbahan fiber di bengkel kerja miniatur pesawat Anglo Aircraft Models di kawasan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Senin, 12 Oktober 2020. Dalam sebulan, workshop milik Marison ini mampu membuat 100 hingga 200 miniatur pesawat berbahan fiber. Sebuah miniatur pesawat dijual seharga Rp 250 ribu hingga Rp 50 juta tergantung skalanya. TEMPO/Tony Hartawan