Bigfin Squid atau cumi-cumi sirip besar yang disiarkan oleh Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization/CSIRO) pada 12 November 2020. Cumi-cumi itu memiliki untaian tipis yang menjuntai di ujung tentakel mereka yang dapat tumbuh hingga delapan meter. (Xinhua/CSIRO)

Bigfin Squid atau cumi-cumi sirip besar yang disiarkan oleh Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization/CSIRO) pada 12 November 2020. Menurut Deborah Osterhage, seorang ilmuwan kelautan CSIRO, hanya ada sekitar 12 penampakan cumi-cumi tersebut yang dikonfirmasi di seluruh dunia. Xinhua/CSIRO

Bigfin Squid atau cumi-cumi sirip besar yang disiarkan oleh Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization/CSIRO) pada 12 November 2020. Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation/CSIRO) menangkap rekaman lima ekor cumi-cumi tersebut pada jarak dua hingga tiga kilometer di bawah permukaan laut. Xinhua/CSIRO

Bigfin Squid atau cumi-cumi sirip besar yang disiarkan oleh Organisasi Penelitian Ilmiah dan Industri Persemakmuran (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization/CSIRO) pada 12 November 2020. Seorang ilmuwan kelautan CSIRO, hanya ada sekitar 12 penampakan cumi-cumi tersebut yang dikonfirmasi di seluruh dunia. Xinhua/CSIRO