Pembawa acara Aamir Liaquat Hussain saat membawakan program "Amaan Ramazan" yang disiarkan langsung dari Karachi, Pakistan (26/7). Acara talk show ini menjadi kontroversial karena menyediakan bayi terlantar sebagai hadiah untuk pasangan tanpa anak. REUTERS/Akhtar Soomro

Aamir Liaquat Hussain, saat menyapa penonton dalam acara siaran langsung "Amaan Ramazan", di Karachi, Pakistan (26/7). Acara ini telah menghadiahkan dua bayi perempuan bulan lalu dan berencana menjadikan seorang bayi laki-laki sebagai hadiah minggu ini. REUTERS/Akhtar Soomro

Aamir Liaquat Hussain saat tampil sebagai pembawa acara talk show "Amaan Ramazan" di Karachi, Pakistan (26/70. Persaingan rating stasiun televisi yang ketat di negara ini diduga menjadi pendorong ide pemberian bayi sebagai hadiah. REUTERS/Akhtar Soomro

Pasangan suami istri mencium bayi perempuan bernama Fatima yang baru mereka adopsi di kantor Chhipa Welfare Association di Karachi, Pakistan (1/8). Pasangan yang belum dikaruniai anak kandung ini memdapatkan Fatima dari acara Amaan Ramazan. REUTERS/Athar Hussain

Dua keluarga penerima hadiah bayi dari program talk show Amaan Ramazan menggendong anak yang baru diadopsi di kantor Chhipa Welfare Association di Karachi, Pakistan (1/8). REUTERS/Athar Hussain

Zainab, bayi perempuan yang dijadikan sebagai hadiahdalam program talk show yang dipandu Aamir Liaquat Hussain saat berada di kantor Chhipa Welfare Association, di Karachi (1/8). Hadiah berupa bayi terlantar ini hanya ditujukan bagi pasangan yang belum mendapatkan keturunan. REUTERS/Athar Hussain