Pelayat berdoa di pusara korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Rahmania Ekananda dan Fatimah Asalim di Pare, Kediri, Jawa Timur, Sabtu, 23 Januari 2021. Jenazah Rahmania Ekananda beserta anak ke duanya Fatimah Asalim teridentifikasi dan dimakamkan di Kediri, sementara anak pertamanya Fazila Amara belum ditemukan. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Keluarga dan kerabat mengangkat peti jenazah Angga Fernanda Afriyon untuk dimakamkan di Sungai Sapiah, Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 23 Januari 2021. Angga Fernanda Afriyon merupakan korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Padang. ANTARA/Iggoy el Fitra

Pelayat memasukkan dua peti jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Rahmania Ekananda dan Fatimah Asalim ke dalam liang lahat di Pare, Kediri, Jawa Timur, Sabtu, 23 Januari 2021. Jenazah Rahmania Ekananda beserta anak ke duanya Fatimah Asalim teridentifikasi dan dimakamkan di Kediri, sementara anak pertamanya Fazila Amara belum ditemukan. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani

Keluarga memegang peti jenazah Angga Fernanda Afriyon di Sungai Sapiah, Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 23 Januari 2021. Angga Fernanda Afriyon merupakan korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Padang. ANTARA/Iggoy el Fitra

Keluarga memegang foto Angga Fernanda Afriyon di atas pusaranya di Sungai Sapiah, Padang, Sumatera Barat, Sabtu, 23 Januari 2021. Angga Fernanda Afriyon merupakan korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak yang berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di kampung halamannya di Padang. ANTARA/Iggoy el Fitra