Indonesia akam membeli enam pesawat latih tempur T-50 dari produsen Korea Aerospace Industries Co. (KAI). Dikutip dari Yonhap, KAI telah menerima kesepakatan dengan nilai kontrak US$240 juta atau Rp 3.4 Triliun. Foto: ROKAF/Korea Aero-Wikipedia

Berdasarkan kesepakatan itu, KAI akan memasok enam jet latih canggih T-50 kepada TNI AU dari 16 Desember 2021 hingga 30 Oktober 2024. Kontrak tersebut juga mencakup paket dukungan dan logistik untuk operasi pesawat untuk jet latih baru. Koreaaero.com

Rupa jet latih tempur T-50i Golden Eagle yang dipergunakan TNI AU. Ini merupakan pembelian kedua Indonesia, sebelumnya sebanyak 16 pesawat latih tersebut telah diborong TNI AU lewat kontrak sebesar 400 juta USD ( Rp 5,8 Triliun) di 2011. KAI-Wikipedia

Desain T-50 sebagian besar berasal dari F-16 Fighting Falcon, dan mereka memiliki beberapa kesamaan. Pesawat latih ini memiliki perlindungan balistik terhadap benda 4-pon berdampak pada 400 knot dan dapat mencapai ketinggian maksimum 14.600 meter, dan badan pesawatnya dirancang untuk bertahan 8.000 jam layanan. Koreaaero.com

T-50 menggunakan satu lisensi mesin turbofan General Electric F404-102 yang menghasilkan daya dorong maksimum 78,7 kN (17.700 lbf) dengan afterburner. Pesawat ini memiliki kecepatan maksimum Mach 1.5. KAI-Wikipedia

Rupa jet latih tempur T-50i Golden Eagle yang dipergunakan TNI AU. Keberadaan pesawat latih ini bisa jadi sebagai persiapan pembelian jet tempur canggih di masa depan. Aero-Corner